Langsung ke konten utama

TIGA LELAKI LANGKA

KISAH TIGA LELAKI LANGKA

Al-Imam Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Rasulullah saw bersabda:

اشْتَرَى رَجُلٌ مِنْ رَجُلٍ عَقَارًا لَهُ فَوَجَدَ الرَّجُلُ الَّذِي اشْتَرَى الْعَقَارَ فِي عَقَارِهِ جَرَّةً فِيهَا ذَهَبٌ فَقَالَ لَهُ الَّذِي اشْتَرَى الْعَقَارَ: خُذْ ذَهَبَكَ مِنِّي إِنَّمَا اشْتَرَيْتُ مِنْكَ الْأَرْضَ وَلَمْ أَبْتَعْ مِنْكَ الذَّهَبَ. وَقَالَ الَّذِي لَهُ الْأَرْضُ: إِنَّمَا بِعْتُكَ الْأَرْضَ وَمَا فِيهَا. فَتَحَاكَمَا إِلَى رَجُلٍ فَقَالَ الَّذِي تَحَاكَمَا إِلَيْهِ: أَلَكُمَا وَلَدٌ؟ قَالَ أَحَدُهُمَا: لِي غُلَامٌ. وَقَالَ الآخَرُ: لِي جَارِيَةٌ. قَالَ: أَنْكِحُوا الْغُلَامَ الْجَارِيَةَ وَأَنْفِقُوا عَلَى أَنْفُسِهِمَا مِنْهُ وَتَصَدَّقَا

Ada seorang laki-laki membeli sebidang tanah dari seseorang. Ternyata di dalam tanahnya itu
 terdapat sepeti emas. Lalu berkatalah orang yang membeli tanah itu kepadanya: “Ambillah emasmu, sebetulnya aku hanya membeli tanah darimu, bukan membeli emas.”
Si pemilik tanah berkata kepadanya: “Bahwasanya saya menjual tanah kepadamu berikut isinya.”
Akhirnya, keduanya menemui seseorang untuk menjadi hakim. Kemudian berkatalah orang yang diangkat sebagai hakim itu: “Apakah kamu berdua mempunyai anak?”
Salah satu dari mereka berkata: “Saya punya seorang anak laki-laki.”
Yang lain berkata: “Saya punya seorang anak perempuan.”
Kata sang hakim: “Nikahkanlah mereka berdua dan berilah mereka belanja dari harta ini serta bersedekahlah kalian berdua.”
Sungguh 3 lelaki ini adalah lelaki langka di zaman sekarang. Dari si penjual tanah, pembeli maupun sang hakim. Semua tak tergoda dengan sepeti emas.
Mungkin ketika kisah ini berulang di masa sekarang. Si pembeli takkan mengembalikan sepeti emas tadi. Ia mengatakan "ini tanahku maka harta yang ada didalamnya adalah milikku".
Jika pun si pembeli tanah mengembalikan sepeti emas maka bisa saja si penjual mengatakan "iya peti ini milikku" pun takkan ada yang tahu jika ia berkata tak jujur.
Atau jikapun masalah ini sampai ke hakim. Hakim bisa saja berkata " jika tdk ada yang mau, sumbang saja ke yayasan saya".

Begitulah Rasulullah memberikan contoh dengan kisah yang sangat menarik. Ternyata sepeti emas itu tidak menarik dimata mereka. Yang menarik itu ridhanya Allah saja.

Sungguh jika ada di zaman sekarang pasti mereka akan di sebut lelaki aneh di Zaman yang serba dinilai dengan materi, uang dan kemewahan. Tak peduli syariat di langgar.
Maka bagi kita yang di sebut aktifis harus belajar dari kisah diatas, bagaimana bermuamalah dengan sesama. Tampilan aktifis dakwah dapat disimpulkan dari 5 hal:
1. Shalat (menjaga shalat Fardhu 5 waktu berjamaah dan Shalat Shalat sunnah)
2. Tilawah (menjaga tilawah Quran minimal 1 juz perhari)
3. Jundiyah (selalu siap sedia menerima dan melaksanakan perintah kebaikan kapan dan dimana saja)
4. Khuluq (memiliki akhlak yang baik dalam semua hal)
5. Basathah (sederhana dalam penampilan, Simpel, Fleksibel, tidak berlebihan)
Wallahul musta’an.
Jazakallahu khairan kepada Ustadz Ghufran Zarly atas tausiahnya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

QURAN AND OUR BUSY LIFE

  Wal asr, wal fajri, wadduha, wannahar wallail  Allah memulai konten nasehat dalam Alquran dengan mengunakan waktu menandakan waktu itu berharga, apalagi sampai bersumpah. Jika kita bersumpah pasti dengan sesuatu yang nilainya tinggi, ini menandakan pentingnya waktu. Rasulullah Saw dan para sahabat menghargai waktu berdasarkan bimbingan Alquran Imam Hasan Al Basri memisalkan hari seperti makanan anak-anak yang berbentuk stik sambil mengatakan "Wahai anak adam sesungguhnya kalian tidak lain adalah Kumpulan hari-hari, jika hilang satu hari hilanglah satu bagian dalam masa hidup mu".  Ini mindset tentang waktu. Ungkapan lain "waktu sepeti pedang jika kamu tidak mengunakannya dengan baik maka bersiaplah untuk dipenggal. Aset waktu yang Allah berikan pada setiap orang memang sama 24 jam, namun betapa banyak orang yang mengatakan "aduh gue ngak punya waktu" Siapa sih pemilik waktu?   Bukan kita, Allah pemilik waktu "walahu maa fii samawati wal ardhi" (hany...

MAJU MUNDUR CANTIK

Assalamu'alaikum shalihah cantik... Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang memberikan kita banyak nikmat juga kesempatan utk berbuat kebaikan salah satunya bisa bersilaturahim lewat kulwap bersama sholihah cantik disini. Tak lupa shalawat dan salam pada Rasulullah saw sebagai teladan umat. Btw ngomongin tentang cantik bentuk rupa,  memang Allah telah menyebutkan ttg ini didalam surat At tiin لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ -٤- “Sungguh, Kami telah Menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (At-Tin 4) Coba deh bandingkan makhluk Allah lainnya dengan manusia, siapa yg paling sempurna cantik bentuk dan rupanya. Pasti jawabannya manusia. Manusia memang su...

MENCARI YANG SAMA

الأَرْوَاحُ جُنُوْدٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَا مِنْهَا اخْتَلَفَ “Ruh-ruh itu seperti tentara yang berhimpun. Apabila mereka saling mengenal (sifatnya, kecenderungannya sama) maka akan saling bersatu, dan apabila saling berbeda maka akan tercerai-berai.” Ruh yang baik sifatnya akan mencari teman yang baik juga sebaliknya ruh yang buruk akan  mencari teman yang sama. Seperti juga burung yang berje...