TERNYATA KITA JAUH DARI ALLAH





Dalam hiruk pikuk kehidupan ini, sangat mungkin kita terdistract oleh hal-hal yang tanpa kita sadari menjauhkan diri kita dari Allah. Tulisan ini merupakan resume dari talkshow Temani yang diisi oleh Teh Farah Qonita mudah-mudahan dapat membantu kita dalam mengevaluasi diri sejauh mana hubungan kita dengan Sang Pencipta.

Ciri-ciri orang yang jauh dari Allah:

1.      Lupa sama Allah (terjauhkan dari amal kebaikan, berat melaksankan amal Sholeh)

2.      Suka menunda-nunda amal Sholeh, Nanti aja QS (al Hadid :16 ) belum tibakah orang2 beriman utk         khusyuk mengingat Allah ( pada hal telah datang Rasul Telah datang Quran). Fasiq . Langkah awal         suka menunda2 (sudah tahu ilmunya) > hati mengeras,  blm tunduk khusyuk kepada Allah. (                 misalnya utk Ql, niat aja ngak ada. Ktk ini tdk kita lakukan maka lama kelamaa hatinya menjadi             keras

3.      Tidak bersyukur pada Allah ( QS Al waqi`ah : 77-80). Salah satu ciri: dalam sehari lewat tanpa             bacaan quran. (tanda jauh dari Allah kotor tdk disucikan Allah) sehingga Allah tdk memberikan             rezeki Alquran kepada kita.  Doa pada khatam quran : Ya Allah berilah rezeki utk bisa membaca             alquran siang dan malam

4.     Hati yang condong sedikit demi sedikit jauh dari Allah (QS Al Imran: 8 > kebaikan yang berkurang         sedikit demi sedikit ( nonton, jalan2, dengarin lagu yg mubah itu menjauhkan kita dari alquran             menjauhkan kita dari mengingat Allah mulai kita belok lagi. Jangan pernah meremehkan                         kecondongan jauh dari Allah setelah diberikan petunjuk dari Allah. Maka kita minta sama Allah             Rahmat. Minladunka Rahmah (special Dari Allah).  Ketika kita minta hidayah, baca quran Ql lagi ini     disebut landunka hadiah Allah dari brangkas  special. Maka mohon pada Allah ( hidup adalah                 pertempuran setiap saat Al-Isra: janji syaithan utk membuat manusia jauh dari Allah, syaitan itu seperti  virus jika jiwa kita imunnya kuat dg menjaga diri dg Alquran dan amal Sholeh maka tidak gampang     terjerumus. Di hari akhir syaitan berlepas diri krn syaitan hanya membisik-bisiki yang melakukan         adalah manusia sendiri. Syaitan akan selalu ada dalam dakwah dalam jihad disebut dalam hadist             Riwayat Imam Ahmad. Intinya syaitan selalu  hadir dalam kehidupan ini.

Adapun cara mengatasi problem diatas adalah :

1.      Harus optimis tidak menyerah ( Azzumar :wahai hambaku yg melampaui batas) ternyata hidup dan mati kita utk Allah ngombalan kita utk Allah,. Tetap di panggil dg ya ibadii pangilan mersrah ( jangan menyerah)

2.      Mulai menahan hawa nafsu ( QS An naziat: 30), kalo blm bisa beramal Sholeh  tahan2lah hawa nafsu ( 1. hamba perut. 2. hamba selimut, 3. hamba dinar,)) jika terlalu berlebihan maka hawa nafsu yang menguasai kita. Melatih diri kita utk melepas kelelahan dengan beramal Sholeh

Barang siapa  yg melaksanakan ql dg membaca 10 ayat dicatat t sebagai hamba yang tidak lalai, membaca 100 ayat dicatat sebagai hamba yang taat, membaca 1000 ayat dicatat sebagai hamba yg banyak  kebaikan.

Allah memotivasi kita untuk melakukan ql. Pejuang di gaza kualitas QL nya sdh Berjam-jam. Ramadhan kita mirip2lah dg hari biasa. Berjuang menghafal Albaqarah.  Kalo makan aja bosan dg lauk yg itu2 aja, masak shlat ngak bosan dg ayat yg itu2 aja

3.      Banyak-banyaklah bertaubat dan minta ampun kepada Allah ( allahumma `Affuwun tuhibbu `afwa fa`fu`anni) Alquran hanya bisa dibaca oleh orang yang disucikan .

Hadist yang megambarkan orang beriman di akhirat yg mendampatkan ampunan Allah: sesungguhnya Allah memanggil org yg beriman dan menutup hamba trsbt dg tabirnya dan diperlihatkan dosanya di tanya ap a kamu tahu dosa ini, iya ya Allah sampai takut terjatuh sampai mengira akan masuk neraka. Allah berfirman Aku telah menutupi dosa2mu didunia dan sekarang aku mengampuni dosa2 tersebut. Silakan masuk kedalam surgaKu.

Doa itu hidayah Rahmat dari Allah.

 

Komentar

Postingan Populer