Langsung ke konten utama

Hal Mewah


 

Bagi saya mengikuti acara mukhayyam Quran adalah perjalanan mewah. Bukan karena tempat acara hotel mewah berbintang, makanan yang super enak atau karena servis yang memuaskan.....

Hal mewah bagi saya bisa bertemu dengan seluruh para pencinta Quran  yang semua berjuang untuk bisa bertahan menjadi ahlul Quran. Saya begitu malu dan merasa jauh tertinggal dari mereka. Hadir di acara ini untuk menambah berkah, dan semangat berjuang untuk terus berusaha berada di lingkungan ahlul Quran dan memohon agar Allah senantiasa membuka jalan untuk terus membersamai Al Quran. Menghibur diri tidak mengapa belum memenuhi target asal terus berusaha berjuang dalam mengapai cita menjadi ahlul Quran. Tidak menjadi masalah cepat atau lambat dalam menghafal, tidak menjadi masalah mengapa lupa. Namun terus berusaha menikmati kebersamaan dengan Alquran lewat  tilawah, hafalan, tadaburi dan amal.

Jauh dari sempurna memang. Namun tetap berusaha dan kagum pada mereka yang memperbaiki bacaan dengan tajwidnya, berusaha memahami Alquran lewat kata-kata Nya, dibuat jadi tertakjub-takjub akan hakekat makna dan Maha Benar Allah atas segala firmaNya. Mereka yang tidak absen mengikuti kelas Tadabur Quran bersama Ustazd Abdul aziz untuk  menguatkan fikrah Alquran, sehingga berusaha memahami makna hidup yang sesungguhnya, bahwa setiap kita nanti akan pulang, segala perbuatan ada hisabnya, dan bertemu Allah menjadi cita-cita yang Utama.  Belajar dari mereka yang berusaha untuk mewujudkan mimpi menjadi ahlul quran. Jika pun Allah berkehendak mengambil jiwa dan raga sebelum cita2nya tecapai. paling tidak ini semua menjadi alasan mereka menjadi bagian dari Faminhum Manqadhaa nahbahu ( Rijalul shadaqu yang telah sampai ajalnya).

Hal mewah bagi saya mengikuti sesi taujihat langsung dari Asatidz Ahlul Quran yang mencharger ruh dan fikrah. Hal mewah bagi saya merasakan qiyam dengan durasi panjang walau awalnya  terasa berat dan lelah di tambah ngantuk. Malu rasanya jika Dulu melaksanakan qiyam sekedarnya sudah merasa bangga. Hal mewah bagi saya bertemu teman sekamar dengan banyak anak namun hafalannya lancar dan banyak. Hal mewah bagi saya ketemu teman- teman yang sudah hafizh tapi tawadhu`nya masya Allah luar biasa.  sementara mereka bertemu saya masih sama dengan saya yang dulu.... ya Allah...

Segala sesuatu yang berhubungan dengan Alquran memang luar biasa dan mewah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

QURAN AND OUR BUSY LIFE

  Wal asr, wal fajri, wadduha, wannahar wallail  Allah memulai konten nasehat dalam Alquran dengan mengunakan waktu menandakan waktu itu berharga, apalagi sampai bersumpah. Jika kita bersumpah pasti dengan sesuatu yang nilainya tinggi, ini menandakan pentingnya waktu. Rasulullah Saw dan para sahabat menghargai waktu berdasarkan bimbingan Alquran Imam Hasan Al Basri memisalkan hari seperti makanan anak-anak yang berbentuk stik sambil mengatakan "Wahai anak adam sesungguhnya kalian tidak lain adalah Kumpulan hari-hari, jika hilang satu hari hilanglah satu bagian dalam masa hidup mu".  Ini mindset tentang waktu. Ungkapan lain "waktu sepeti pedang jika kamu tidak mengunakannya dengan baik maka bersiaplah untuk dipenggal. Aset waktu yang Allah berikan pada setiap orang memang sama 24 jam, namun betapa banyak orang yang mengatakan "aduh gue ngak punya waktu" Siapa sih pemilik waktu?   Bukan kita, Allah pemilik waktu "walahu maa fii samawati wal ardhi" (hany...

MAJU MUNDUR CANTIK

Assalamu'alaikum shalihah cantik... Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang memberikan kita banyak nikmat juga kesempatan utk berbuat kebaikan salah satunya bisa bersilaturahim lewat kulwap bersama sholihah cantik disini. Tak lupa shalawat dan salam pada Rasulullah saw sebagai teladan umat. Btw ngomongin tentang cantik bentuk rupa,  memang Allah telah menyebutkan ttg ini didalam surat At tiin لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ -٤- “Sungguh, Kami telah Menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (At-Tin 4) Coba deh bandingkan makhluk Allah lainnya dengan manusia, siapa yg paling sempurna cantik bentuk dan rupanya. Pasti jawabannya manusia. Manusia memang su...

MENCARI YANG SAMA

الأَرْوَاحُ جُنُوْدٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَا مِنْهَا اخْتَلَفَ “Ruh-ruh itu seperti tentara yang berhimpun. Apabila mereka saling mengenal (sifatnya, kecenderungannya sama) maka akan saling bersatu, dan apabila saling berbeda maka akan tercerai-berai.” Ruh yang baik sifatnya akan mencari teman yang baik juga sebaliknya ruh yang buruk akan  mencari teman yang sama. Seperti juga burung yang berje...